Program Reguler Sore (PKSM, Kelas Sore/Malam) UM Palangkaraya - Universitas Muhammadiyah Palangkaraya |
1. Prospektus S1 Agroteknologi (Teknologi Industri Pertanian & Agroindustri) |
Kompetensi Lulusan S1 Agroteknologi Lulusan Program Studi Agroteknologi PKSM Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, ketrampilan dan kemampuan mengembangan dan menerapkan teknologi dengan melibatkan ilmu-ilmu kimia, matematik, fisika, keteknikan dan biologi untuk konservasi tanah, memproduksi hasil pertanian dan mengubahnya menjadi bentuk-bentuk sajian termasuk cara-cara pengawetannya, yang mempunyai nilai tambah di dalam kualitas, nilai gizi dan daya gunanya serta siap untuk dimanfaatkan sebagai bahan industri, perdagangan dan bahan konsumsi, dengan mengadakan optimasi proses dan manajemen di dalam sistem produksi hayati. Lulusan Program Studi Agroteknologi PKSM Universitas Muhammadiyah Palangkaraya : - Memiliki kemampuan menggunakan, merancang dan mengembangkan berbagai peralatan dan proses agroindustri.
- Memiliki kemampuan mengelola sistem agroindustri meliputi kemampuan managerial, rekayasa (engineering) penguasaan teknologi dan proses produksi.
- Mampu secara sistematis memecahkan permasalahan dalam sistem agroindustri dan trampil mengembangkan berbagai alternatif.
- Memiliki kemampuan merencanakan, menghasilkan dan mengembangkan berbagai produk industri dan sumber daya alam (hasil pertanian)
- Memiliki kemampuan melakukan proses transpormasi infut (bahan baku, mesin, modal tenaga kerja dan metode)
- Mampu mengadakan penelitian dan pengembangan sistem agroindustri untuk improvisasi dan inovatif dengan proses pengolahan yang baik ke arah efisiensi.
- Mampu melakukan monitoring dan pengendalian kualitas yang mencakup kebutuhan bahan baku, bahan penolong, bahan pengawet dan produk sesuai dengan kualitas dan keamanan.
- Mampu melakukan pengendalian dan pengontrolan serta merancang spesifikasi bahan-bahan dalam pengolahan, mesin, peralatan dan prosedur pengolahan untuk menjadi mutu dan keamanan produk pertanian yang terjamin.
- Memiliki kemampuan melakukan perencanaan dan perancangan mesin, dan peralatan proses pengolahan yang efektif, efisien dan aman swsuai dengan standar kualitas.
- Mampu melakukan pengaturan dan pengendalian serta pembelian dan pemasaran bahan baku, bahan penolong dan produk yang terlibat dalam proses pengolahan pada agroindustri.
- Memiliki kemampuan melakukan penanganan pasca panen hasil pertanian, mengolah hasil pertanian, melakukan sanitasi dan pengawasan, menjalankan manajemen industri pertaniann, dan mampu melaksanakan kewirausahaan.
- Menguasai ketrampilan teknis dan manajerial tentang budidaya, seperti penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemupukan, pengendalian hama penyakit gulma, panen dan pasca panen serta kompetensi manajerial dan kewirausahawan.
- Memiliki pengetahuan dan apresiasi pada sistem biologi atau pertanian yang digunakan sebagai dasar penerapan teknologi dan keteknikan.
- Memiliki kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan teknologi pada pengolahan hasil pertanian dan membuat pendekatan untuk upaya pemecahan masalah serta evaluasinya.
- Memiliki kemampuan merancang sistem dan proses dengan memperhatikan aspek-aspek gizi, ekonomi, sosial dan dampak lingkungannya.
- Memiliki kemampuan berkomunikasi, melakukan pembelajaran secara mandiri dan membangun kerjasama.
- Memiliki jiwa wirausaha yang menguasai teknologi dengan profesionalisme tinggi serta mampu mengadopsi dan menjadi inovator yang peka dan tanggap terhadap perkembangan Agroteknologi, sehingga mampu memanfaatkan peluang usaha yang didasari pertimbangan keilmuan.
- Memiliki jiwa sosial dan profesionalisme yang bertanggungjawab untuk memecahkan permasalahan teknologi yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
- Merencanakan, melaksanakan, mengelola, mengembangkan dan mengevaluasi berbagai macam pekerjaan pada agroindustri.
Kompetensi umum/dasar Sarjana Agroteknologi PKSM Universitas Muhammadiyah Palangkaraya adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang Agroteknologi; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang Agroteknologi, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang Agroteknologi, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut. Profesi dan Karir Lulusan S1 Agroteknologi Sarjana Agroteknologi PKSM Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dapat bekerja dan berkarir di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai perencana, perekayasa, praktisi, tenaga ahli, manajer/staff, konsultan, peneliti, quality control, supervisi atau analis, dsb, pada berbagai bidang, terutama pada bidang : - Industri hasil tanaman perkebunan : industri gula, kopi, teh, coklat, dsb.
- Industri hasil tanaman hortikultura : industri pengolahan dan pengawetan buah-sayur.
- Industri produk fermentasi : alkohol, sorbitol, HFS, bir, MSG, makanan tradisional dsb.
- Industri hasil peternakan : industri pengolahan susu, corned beef, daging kaleng, sosis, nugget, pakan ternak, dsb.
- Industri hasil perairan : industri pengalengan dan pengolahan hasil perairan (ikan air tawar, ikan laut seperti sarden/mackerel, tuna, udang, kerang, rumput laut dsb).
- Industri hasil tanaman pangan : industri pangan instan, roti/bakery, flour mills, dsb.
- Industri produk minuman dan makanan ringan : air kemasan, soft drink, syrup, confectionery, jam & jelly, snack & crackers, pangan ekstruksi dsb.
- dsb.
Sarjana Agroteknologi PKSM Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dapat bekerja dan berkarir sebagai peneliti atau analis pada lembaga / balai penelitian atau dosen di Perguruan Tinggi atau Lembaga Pendidikan Pelatihan Profesional, dsb. Menjadi technopreneur atau entrepreneur (wiraswasta) dengan mendirikan jasa konsultan atau kontraktor di bidang pertanian dan agroindustri, di bidang industri dan pengolahan hasil pertanian; mendirikan restoran dan catering (jasa boga), dsb.
| 2. Prospektus S1 Bimbingan dan Konseling Islam |
Kompetensi Lulusan S1 Bimbingan dan Konseling Islam Lulusan Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Setelah menyelesaikan studi di jurusan Bimbingan dan Konseling Islam ini, para lulusan di kedua konsentrasi, baik untuk Konselor Masyarakat dan Konselor Pendidikan (Sekolah) secara teoritis diharapkan dapat memahami dan menguasai berbagai konsep dan pendekatan Bimbingan dan Konseling Islam, serta memiliki kapasitas intelektual untuk memahami masalah-masalah psikologis individu, kelompok (komunitas) dan masyarakat luas.Pada level praktis, kompetensi untuk konsentrasi Konselor Masyarakat di jurusan BKI diharapkan mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah-masalah psikologi dalam keluarga dan masyarakat, melalui penyelenggaraan bimbingan dan konseling islam, pemberian motivasi dan pelatihan, serta tindakan mediasi dan advokasi. Kompetensi umum/dasar Sarjana Bimbingan dan Konseling Islam adalah Adapun untuk konsentrasi Konselor Pendidikan (Sekolah), pada ranah praktis, lulusannya juga diharapkan dapat mengidentifikasi & menyelesaikan masalah-masalah psikologis peserta didik, mampu merencanakan dan melaksanakan dan memberikan layanan bimbingan dan konseling islam sekaligus mengevaluasinya dalam bidang pribadi, sosial, belajar, karir, dan agama. Sehingga dapat menunjukkan kinerja akademik dan atau profesional dalam bidang bimbingan dan konseling islam di sekolah, perguruan tinggi dan masyarakat luas. Kompetensi Utama: - Menguasai dimensi normatif dan teoritis dakwah (lanÂdasan filosofis, keilmuan, dan metodologi dakwah).
- Menguasai dimensi teknis-praktis dakwah (manajemen dakwah).
- Menguasai psikologi.
- Menguasai bimbingan konseling dan psikoterapi Islam.
Kompetensi Pendukung: - Menguasai Ilmu Komunikasi dan Public Speaking.
- Menguasai pengetahuan di bidang Entrepreunership.
- Memiliki pengetahuan tenÂtang tema-tema dakwah kontemporer.
- Menguasai teknologi komuÂnikasi dan informasi.
- Memahami budaya lokal.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Bimbingan dan Konseling Islam Sarjana Bimbingan dan Konseling Islam, Keahlian berpikir kritis dan analitis serta kemampuan kreatif dan inovatif yang dikembangkan Jurusan BKI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta telah terbukti mampu menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian dan profesionalisme dalam bidang Bimbingan dan Konseling Islam. Oleh sebab itu, sebagai lulusan, anda akan memiliki peluang besar untuk mengembangkan karier di berbagai sektor publik baik swasta maupun pemerintah, bahkan anda dapat menjadi entrepreneur sebagai Trainer dan Motivator, serta Konsultan. Adapun bidang-bidang kerja yang dapat anda masuki, antara lain: 1. Bagi konsentrasi Konselor Masyarakat, peluang profesi sangat luas, mulai dari jadi penyuluh agama, pembmbing/pendamping (advokasi), terapis islam, Dosen dan Peneliti, sampai konsultan, motivator dan lain sebagainya. Adapun lembaga atau instasi yang dapat dimasuki, antara lain: BP4, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), Dinas Sosial (Panti-Panti), lembaga-lembaga kesehatan mental seperti LAPAS, Rumah Sakit, Pusat-pusat Rehabilitasi. 2. Bagi Konsentrasi Konselor Pendidikan (Sekolah), yang lazim disebut guru BK, sejak tahun 2010 Kemenag telah menerima lulusan BKI untuk mengisi formasi guru BK di level Madrashah Ibtidaiya, Tsanawiyah, dan Aliyah). Tetapi tidak sedikit yang juga menjadi guru BK di sekolah-sekolah di umum di bawah Kemendikbud.
| 3. Prospektus S1 Peradilan Agama |
| 4. Prospektus S1 Ilmu Administrasi Negara |
Administrasi negara adalah seluruh proses yang dilakukan organisasi maupun perseorangan yang berkaitan dengan penerapan atau pelaksanaan hukum dan peraturan yang dikeluarkan oleh badan legislatif, eksekutif serta peradilan, terutama proses bagaimana kebijakan itu diimplementasikan. Ilmu administrasi negara semakin berkembang dan di dunia kerja semakin dibutuhkan sejalan dengan era globalisasi, teknologi informasi dan komunikasi yang memberikan pemahaman tentang pendekatan ataupun tata cara penting dalam meneliti, menganalisis dan memecahkan masalah-masalah implementasi kebijakan. Kompetensi Lulusan S1 Administrasi Negara Lulusan Program Studi Administrasi Negara memiliki kompetensi dalam hal pengelolaan dan manajemen organisasi publik, seperti Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Kinerja, Sistem Pemerintah Daerah, Kepemimpinan, Administrasi Keuangan, Public Opinion dan Kebijakan Public, Akuntansi Sektor Publik, Perbendaharaan Negara, e-Government, Desain Organisasi baik untuk Instansi Pemerintah maupun Swasta. Lulusan Program Studi Administrasi Negara dibekali dengan kemampuan, ketrampilan, etika, dan pengetahuan tentang sistem administrasi negara, pemerintahan daerah, birokrasi dan demokrasi, keuangan negara, ekonomi politik, akuntabilitas publik dan pengawasan, keuangan daerah, manajemen pelayanan umum, administrasi pembangunan, manajemen perkotaan, administrasi lingkungan, kebijakan publik, hukum administrasi negara, administrasi kepegawaian negara, kepemimpinan, e-government, perencanaan dan manajemen stratejik dalam sektor publik, dsb; serta kemampuan untuk mengelola berbagai jenis organisasi secara komprehensif dan kemampuan mengambil keputusan stratejik. Kompetensi dasar Sarjana Administrasi Negara adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang administrasi negara; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang administrasi negara, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang administrasi negara, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut. Lulusan Administrasi Negara memiliki kompetensi intelektual, manajerial dan behavior untuk masalah-masalah publik sehingga mampu membangun administrasi dan manajemen publik yang bercirikan "good governance"; kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan menangani masalah-masalah publik berdasarkan landasan metodologis; memiliki wawasan futuristik dan sistematik; kemampuan membuat terobosan-terobosan melalui pemikiran kretif dan inovatif dalam rangka memberdayakan peran serta masyarakat; serta kemampuan mengembangkan public-private partnership dan beorientasi pada pemenuhan kebutuhan dan kepuasan warga. Profesi dan Karir Lulusan S1 Administrasi Negara Sarjana Administrasi Negara dapat bekerja dan berkarir di semua lembaga pemerintah dan non pemerintah seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN), instansi pemerintah, lembaga keuangan, lembaga pelayanan publik (swasta maupun pemerintah), sebagai administrator profesional, ahli Otonomi Daerah, ahli Manajemen Pengembangan Bisnis, anggota DPR/D, analis, peneliti, wartawan, akademisi/dosen, pemimpin/manajer, dsb. Sarjana Administrasi Negara dapat bekerja menjadi perencana pembangunan di instansi pemerintah pusat (BAPPENAS), pemerintah propinsi atau kabupaten/kota (BAPPEDA), atau di perusahan-perusahan negara (BUMN) dan instansi lainya. Menjadi pemimpin atau manajer di instansi pemerintah khususnya bidang kepegawaian, logistik, perkantoran, sistem informasi, manajemen humas, pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (Persero, Perum, Perjan), Pengawasan (Inspektorat Jenderal dan Inspektorat Wilayah). Menjadi dosen/pengajar bidang Administrasi Negara dan Pemerintahan di PTN/PTS atau pusat-pusat pendidikan dan pelatihan (pusdiklat). Dapat bekerja pada perusahaan-perusahaan yang terkait dengan dengan publik/masyarakat atau terkait pelayanan dan politik, khususnya pada program community development (pengembangan masyarakat). Berwiraswasta (Entreprenuer) menjadi konsultan administrasi dan politik yang handal, dsb.
| 5. Prospektus S1 Ilmu Komunikasi |
Dunia komunikasi berkembang sangat cepat seiring dengan globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. Hal ini berdampak positif terhadap kebutuhan tenaga kerja di bidang ilmu komunikasi yang sangat tinggi, terutama sarjana ilmu komunikasi.Komunikasi adalah suatu proses dari seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Secara sederhana, komunikasi dapat diartikan sebagai usaha manusia untuk memberi/menerima informasi di antara mereka. Ilmu komunikasi adalah ilmu yang mempelajari suatu pengamatan terhadap produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang melalui pengembangan teori-teori yang dapat diuji dan digeneralisasikan dengan tujuan menjelaskan fenomena yang berkaitan dengan produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang tersebut. Competencies of Graduates of S1 Ilmu Komunikasi Lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi dibekali dengan kemampuan, ketrampilan, etika, dan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar, teori-teori ilmu komunikasi dan studi-studi media, mampu memberikan analisis kritikal, menguasai aplikasi media kreatif, kemampuan manajerial serta metodologi sehingga mampu memahami dan menjelaskan permasalahan-permasalahan dalam masyarakat dan mampu merumuskan alternatif penyelesaian dari prespektif komunikasi dan studi media; memiliki kemampuan mengidentifikasi, menganalisis secara kritis dan mensintesis fenomena komunikasi dan media dalam masyarakat; memiliki kemampuan mengelola kampanye marketing, public relations, sosial dan politik yang efektif dengan mendasarkan pada prinsip manajemen modern yang terukur dan bisa dipertanggungjawabkan. Kompetensi dasar Sarjana Ilmu Komunikasi adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang ilmu komunikasi, hubungan masyarakat, dan periklanan; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang ilmu komunikasi dan/atau hubungan masyarakat dan/atau periklanan, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang ilmu komunikasi, hubungan masyarakat, dan periklanan, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut. Sarjana Ilmu Komunikasi memiliki kompetensi mengimplementasikan konsep, teori, metodologi ilmu komunikasi dan studi media serta mengembangkan kemampuan manajerial strategis serta kreatif media untuk kepentingan pembangunan, penyusunan kebijakan dan pemberdayaan masyarakat; memiliki kemampuan melakukan penelitian di bidang komunikasi massa secara umum, bidang kebijakan regulasi media secara khusus dan mampu menghasilkan kebijakan regulasi media secara internal maupun eksternal yang selaras dengan kepentingan sosial, ekonomi, politik, kultural yang berlaku. Untuk peminatan/konsentrasi Hubungan Masyarakat/Humas (Public Relations / PR) : Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk menciptakan pengertian publik yang lebih baik sehingga dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap suatu individu atau organisasi; memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, dan membangkitkan ketertarikan masyarakat akan sesuatu atau membuat masyarakat mengerti dan menerima sebuah situasi; membawa individu ataupun organisasi menjadi populer, berkembang pesat, solid, dan mendapat dukungan; secara internal organisasi menjadi pusat informasi organisasi sehingga mampu mendinamisasi, motivator dan menciptakan iklim organisasi yang kondusif sesuai dengan tuntutan zaman; secara eksternal organisasi menjadi manager komunikasi dalam menghadapi pers dan masyarakat; dan membuat program-program dalam mengambil tindakan secara sengaja dan terencana dalam upaya-upayanya mempertahankan, menciptakan, dan memelihara pengertian bersama antara organisasi dan masyarakatnya. Juga memiliki kemampuan menyusun perencanaan dan melakukan analisis atas problema komunikasi kehumasan yang berorientasi kepada customer relation management; mampu menjadi tenaga profesional yang handal di bidang pemasaran dan kehumasan dalam komunikasi publik media massa dan multimedia Untuk peminatan/konsentrasi Periklanan (Advertising) : Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk menerapkan strategi kreatif periklanan dan strategi pemasaran; merancang ilustrasi, sketsa dan topografi periklanan; menggunakan komputer dalam membuat desain komunikasi visual, desain grafis dan animasi periklanan; menggunakan dan memahami teknik kamera elektronik, melakukan recording dan editing, membuat fotografi periklanan, memproduksi iklan cetak dan elektronik, membuat copywriting, visualisasi dan story board, dan selanjutnya mengolahnya menjadi alat promosi berupa iklan media cetak, televisi, radio, brosur, poster, flyer, billboard, dsb. Untuk peminatan/konsentrasi Penyiaran (Broadcasting) : Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk mengkomunikasikan suatu karya cipta dan informasi kepada masyarakat luas yang dikemas dalam bentuk siaran; memiliki kemampuan komunikasi pemasaran, dan mampu membuat strategi periklanan yang efektif di media publikasi; mampu menyusun rencana kerja redaksi lembaga broadcasting yang berazaskan kaidah-kaidah kepenyiaran; mampu mengolah bahan berita, dan menyajikannya di media massa cetak dan elektronik; memiliki kualifikasi sebagai praktisi profesional di bidang kepenyiaran yang berwawasan pragmatis, berjiwa wirausaha, bersikap inovatif, kreatif, produktif dan memiliki kemampuan analitis. Untuk peminatan/konsentrasi Jurnalistik : Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk menghimpun berita, mencari fakta dan melaporkan peristiwa melalui pengumpulan, penulisan, penafsiran, pemrosesan, dan penyebaran informasi, pendapat pemerhati secara sistematis dan dapat dipercaya untuk diterbitkan dan dipublikasikan pada surat kabar, majalah, dan media massa lainnya; memiliki kemampuan untuk membuat interpretasi dan memberikan pendapat yang didasarkan pada isi berita; serta dibekali dengan pemahaman bahwa dalam jurnalistik selalu harus ada unsur kesegaran waktu (timeliness atau aktualitas). Profession and Career Graduates of S1 Ilmu Komunikasi Sarjana Ilmu Komunikasi dapat bekerja dan berkarir di semua jenis perusahaan (lokal, nasional/regional, maupun multinasional), semua lembaga pemerintah dan non pemerintah termasuk LSM, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), semua departemen, lembaga keuangan, lembaga pelayanan publik (swasta maupun pemerintah), media penyiaran, media periklanan, industri pertelevisian, perfilman, rumah produksi (production house), industri media cetak (koran, tabloid, majalah), media elektronik (TV, radio, internet) sebagai tenaga profesional, praktisi dan konsultan PR/Humas, konsultan periklanan, konsultan penyiaran, konsultan jurnalistik, sebagai media planner, account executive, art/creative director, copywriter, presenter, television broadcaster, radio broadcaster, producer, professional master of ceremony, MC Professional, jurnalis, reporter, wartawan, peneliti, anggota DPR / DPRD, akademisi/dosen, pemimpin/manajer, pengamat komunikasi publik, pengamat komunikasi politik, pengamat media, pemerintah dan pengamat masalah-masalah dan fenomena komunikasi yang terjadi di masyarakat, koresponden, pengamat humas pemerintah, dsb. Menjadi dosen/pengajar/peneliti bidang ilmu komunikasi di PTN/PTS atau pusat-pusat pendidikan dan pelatihan (pusdiklat), atau peneliti di Lembaha-lembaga Riset, Rating, Survei. Berwiraswasta (Entreprenuer) dengan mendirikan perusahaan periklanan, perusahaan media massa, perusahaan penyiaran, media periklanan, media penyiaran, media cetak (koran, tabloid, majalah, media elektronik (TV, radio, internet), konsultan hubungan masyarakat, konsultan periklanan, konsultan penyiaran, konsultan jurnalistik, dsb.
| 6. Prospektus S1 Kehutanan |
| 7. Prospektus S1 Pendidikan Agama Islam |
Tujuan Pendidikan Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah) Program Studi Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah) bertujuan menghasilkan tenaga kependidikan yang : - Memiliki wawasan, ketrampilan dan tradisi akademis.
- Menguasai bidang ilmu sumber bahan ajar Pendidikan Agama Islam yang menjadi keharusan sebagai seorang guru agama.
- Memahami secara mendalam tentang masalah-masalah peserta didik dan prinsip-prinsip dasar kependidikan.
- Menguasai teori dan ketrampilan dalam bidang keguruan serta mampu mendemontrasikan kerjanya.
Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah) A. KOMPETENSI KHUSUSLulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah) dibekali dengan ahlak dan nilai-nilai mulia, pengetahuan, etika profesi, kepekaan, ketrampilan dan kemampuan sebagai : 1. Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah)- Menguasai dasar-dasar ilmiah dan disiplin ilmu dalam bidang Pendidikan Agama Islam sehingga mampu mengidentifikasi, memahami, menjelaskan, mengevaluasi/menganalisis secara kritis dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada dalam bidang Pendidikan Agama Islam
- Memiliki kemampuan mengembangkan teori teori belajar mengajar, mengevaluasi hasil belajar, dan merencanakan pembelajaran Agama Islam dengan penguasaan yang tinggi.
- Memiliki kemampuan mengenali, mengamati, dan melakukan pendekatan dan penalaran permasalahan berdasarkan kajian Islam yang benar, untuk keperluan akademis dan profesi Guru Agama Islam.
- Memiliki kemampuan membedakan dengan jelas, mana yang ajaran Islam dan mana yang budaya Arab, sehingga dapat memberikan Pendidikan Agama Islam dengan tepat dan benar.
- Memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik, benar, dan santun dalam ragam lisan dan tulisan sebagai Pendidik Profesional, serta kehidupan sehari-hari.
- Memiliki kemampuan meningkatkan pemahaman teks berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, untuk keperluan akademis dan profesi Guru Agama Islam.
- Memiliki kemampuan mengelola dan mengembangkan kehidupan masyarakat profesi.
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan kemampuan peserta didiknya.
2. Peneliti di bidang Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah)- Memiliki kemampuan mengembangkan perilaku kependidikan berkenaan dengan kehidupan dan kegiatan kependidikan berlandaskan dasar keilmuan kependidikan, terutama etika profesional, riset bidang kependidikan, dan organisasi kependidikan.
- Memiliki kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, dan seni di bidang Pendidikan Agama Islam.
- Memiliki kemampuan meningkatkan pemahaman teks berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, untuk keperluan akademis dan Peneliti Pendidikan Agama Islam.
- Memiliki kemampuan mengenali, mengamati, dan melakukan pendekatan dan penalaran permasalahan berdasarkan kajian Islam yang benar, untuk keperluan akademis dan Peneliti Pendidikan Agama Islam.
- Memiliki kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tertulis dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Arab khususnya pada bidang Pendidikan Agama Islam
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk penelitian di bidang Pendidikan Agama Islam.
3. Enterpreneur dan Penyelenggara pada Lembaga Pendidikan, Bimbingan Belajar dan Biro Les Privat.- Memiliki kemampuan mendirikan, mengelola, dan mengembangkan usaha positif di bidang Pendidikan Agama Islam secara kreatif dan sesuai perkembangan dunia pendidikan.
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan usaha jasanya.
4. Konsultan dalam Pengelolaan Data Penelitian- Memiliki kemampuan berpikir kritis dan logis, serta memahami metode kualitatif dan kuantitatif yang dibutuhkan untuk mengelola data penelitian.
- Memiliki kemampuan mengaplikasikan Agama Islam dalam berbagai bidang ilmu lain serta dalam bidang ilmu terapan.
- Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola data penelitian.
B. KOMPETENSI UMUMKompetensi umum Sarjana Pendidikan Agama Islam adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang Pendidikan Agama Islam; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang Pendidikan Agama Islam, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang Pendidikan Agama Islam, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut. Profesi dan Karir Lulusan S1 Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah) Sarjana Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah) dapat bekerja dan berkarir di lembaga penelitian, lembaga pendidikan (sekolah, perguruan tinggi (PTN dan PTS)), serta di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Agama Islam, Peneliti Pendidikan Agama Islam, Pemimpin/Manajer Pendidikan Agama Islam, Konsultan Pendidikan Agama Islam, dsb. Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi, dengan mendirikan usaha jasa di bidang pendidikan seperti Lembaga Pendidikan (SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi), Bimbingan Belajar, Biro Les Privat; atau mendirikan usaha jasa konsultan di bidang Pendidikan Agama Islam.
| 8. Prospektus S1 Pendidikan Ekonomi |
Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Ekonomi A. KOMPETENSI UTAMA- Mampu memahami konsep dasar ilmu pendidikan.
- Mampu memahami konsep dasar ilmu akuntansi, ekonomi, dan administrasi perakantoran serta mampu merencanakan, menganalisis, dan mengaplikasikan bidang tersebut dengan unjuk kerja yang diinginkan dengan memanfaatkan teknologi komputer dan informatika.
- Mampu memahami isu-isu/permasalahan sentral di bidang pendidikan ekonomi, serta mampu mengkaji, menganalisis dan mengembangkan secara efektif dan efisien baik secara sektoral, nasional maupun internasional.
- Mampu berfikir ilmiah dan melakukan penelitian dalam bidang pendidikan ekonomi.
- Mampu menerapkan ilmu pendidikan ekonomi dan mengidentifikasi kondisi ekonomi, bisnis, dan pendidikan untuk pengambilan keputusan dan tindakan profesional yang tepat.
- Mampu secara produktif, kreatif, dan inovatif dalam menerapkan, mengkaji, dan mengembangkan ilmu pendidikan ekonomi sesuai tuntutan dan kebutuhan masyarakat/dunia usaha.
B. KOMPETENSI PENDUKUNG- Mampu berkomunikasi secara efektif dalam dunia bisnis.
- Mampu berbahasa Inggris dalam bidang ekonomi dan bisnis.
- Mampu memanfaatkan dan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.
- Mampu mengembangkan diri untuk berpikir secara logis dan analitis untuk mnyelesaikan permasalahan secara profesional.
C. KOMPETENSI LAINNYA- Mampu menjunjung tinggi norma, tata nilai, moral, agama, etika dan tanggung jawab profesional.
- Mampu mengembangkan jiwa dan sikap kewirausahaan.
- Mampu mengembangkan dan mengabdikan diri di masyarakat.
- Mampu bekerjasama dan beradaptasi dengan cepat dalam lingkungan kerja.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Pendidikan Ekonomi Lulusan mempunyai lapangan kerja baik di kependidikan maupun di bidang bisnis, perbankan dan pemerintahan. Sebagian alumni menjadi Guru Ekonomi, Manajemen, Perkantoran, IPS, Bisnis dan Akuntansi di Sekolah Menengah Umum dan Kejuruan. Beberapa alumni juga menjadi peneliti dan konsultan bidang keuangan baik asuransi, perbankan, koperasi dan multi finance dan lembaga swadaya masyarakat. Sebagian alumni yang lain mengembangkan karirnya sebagai Manajer, supervisor dan operator perbankan, asuransi, wara laba, property, asuransi dan leasing.
| 8. Prospektus S1 Pendidikan Ekonomi |
Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Ekonomi A. KOMPETENSI UTAMA- Mampu memahami konsep dasar ilmu pendidikan.
- Mampu memahami konsep dasar ilmu akuntansi, ekonomi, dan administrasi perakantoran serta mampu merencanakan, menganalisis, dan mengaplikasikan bidang tersebut dengan unjuk kerja yang diinginkan dengan memanfaatkan teknologi komputer dan informatika.
- Mampu memahami isu-isu/permasalahan sentral di bidang pendidikan ekonomi, serta mampu mengkaji, menganalisis dan mengembangkan secara efektif dan efisien baik secara sektoral, nasional maupun internasional.
- Mampu berfikir ilmiah dan melakukan penelitian dalam bidang pendidikan ekonomi.
- Mampu menerapkan ilmu pendidikan ekonomi dan mengidentifikasi kondisi ekonomi, bisnis, dan pendidikan untuk pengambilan keputusan dan tindakan profesional yang tepat.
- Mampu secara produktif, kreatif, dan inovatif dalam menerapkan, mengkaji, dan mengembangkan ilmu pendidikan ekonomi sesuai tuntutan dan kebutuhan masyarakat/dunia usaha.
B. KOMPETENSI PENDUKUNG- Mampu berkomunikasi secara efektif dalam dunia bisnis.
- Mampu berbahasa Inggris dalam bidang ekonomi dan bisnis.
- Mampu memanfaatkan dan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.
- Mampu mengembangkan diri untuk berpikir secara logis dan analitis untuk mnyelesaikan permasalahan secara profesional.
C. KOMPETENSI LAINNYA- Mampu menjunjung tinggi norma, tata nilai, moral, agama, etika dan tanggung jawab profesional.
- Mampu mengembangkan jiwa dan sikap kewirausahaan.
- Mampu mengembangkan dan mengabdikan diri di masyarakat.
- Mampu bekerjasama dan beradaptasi dengan cepat dalam lingkungan kerja.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Pendidikan Ekonomi Lulusan mempunyai lapangan kerja baik di kependidikan maupun di bidang bisnis, perbankan dan pemerintahan. Sebagian alumni menjadi Guru Ekonomi, Manajemen, Perkantoran, IPS, Bisnis dan Akuntansi di Sekolah Menengah Umum dan Kejuruan. Beberapa alumni juga menjadi peneliti dan konsultan bidang keuangan baik asuransi, perbankan, koperasi dan multi finance dan lembaga swadaya masyarakat. Sebagian alumni yang lain mengembangkan karirnya sebagai Manajer, supervisor dan operator perbankan, asuransi, wara laba, property, asuransi dan leasing.
| 9. Prospektus S1 Pendidikan Guru SD |
Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Kurikulum Program Studi S-1 PGSD diharapkan mampu mencetak profil lulusan yang mempunyai kemampuan sebagai berikut ini : - Bertaqwa dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta mengaktuali-sasikan perikemanusiaan dan kebangsaan.
- Mengenal secara mendalam peserta didik SD yang hendak dilayani.
- Menguasai bidang ilmu sumber bahan ajar mata pelajaran di SD.
- Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.
- Mengembangkan kemampuan profesional secara berkelanjutan.
- Bertanggung jawab dan beretika profesional pendidik.
- Berperan serta dalam suatu tim yang bersifat multidisiplin.
- Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang urgensi pendidikan.
A. KOMPETENSI UTAMAa. Kemampuan untuk bertaqwa dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, __serta mengaktuasisasikan perikemanusiaan dan kebangsaan. - Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Taat dalam beribadah
- Memegang teguh moral dan etika agama dalam menjalankan tugas
- Mempunyai perikemanusiaan dan rasa kebangsaan yang memadai.
b. Mengenal secara mendalam peserta didik SD yang hendak dilayani. - Mengenal peserta didik sebagai deferences individual
- Memberikan perlakuan kepada peserta didik sesuai dengan kemampuannya
c. Menguasai bidang ilmu sumber bahan ajar mata pelajaran di SD. - Substansi dan metodologi bidang ilmu (disciplinary content knowledge)
- Pengemasan bidang ilmu menjadi bahan ajar dalam kurikulum SD (pedagogical content knowledge)
d. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. - Perancangan program pembelajaran berdasarkan serentetan keputusan situasional
- Implementasi program pembelajaran termasuk penyesuaian sambil ja-lan (mid-course adjustments) berdasarkan on-going transactional desicians berhubung dengan reaksi unik (ideosyncratic response) dari peserta didik terhadap tindakan guru.
- Mengakses proses dan hasil pembelajaran
- Menggunakan hasil asesmen proses dan hasil pembelajaran dalam rangka perbaikan pengelolaan pembelajaran secara berkelanjutan yang merujuk pada tercapainya tujuan pendidikan sebagai rujukan normatif.
e. Tanggung jawab dan etika profesional pendidik. - Memahami dan mengimplementasikan etika profesional pendidik
- Bertanggung jawab terhadap profesi pendidik
C. KOMPETENSI PENDUKUNGa. Mengembangkan kemampuan profesional secara berkelanjutan. - Mampu melakukan penelitian yang berorientasi pada peningkatan pro-ses belajar mengajar
- Mampu meningkatkan profesi diri melalui penelitian ilmiah dan seminar-seminar
b. Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang urgensi pendidikan dasar. - Dapat memberikan informasi secara efektif kepada masyarakat tentang pendidikan dasar
- Mampu menimbulkan minat masyarakat untuk peduli pada dunia pendidikan dasar.
C. KOMPETENSI YANG LAINBerperan serta dalam suatu tim yang bersifat multidisiplin.a. Mampu menyesuaikan diri dan mengaplikasikan ilmu dalam multi-disiplinb. Mempunyai jiwa kebersamaan yang tinggi. Profil, Profesi dan Karir Lulusan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Profil Lulusan Program Studi PGSD - Lulusan yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berkepribadian yang ditunjukkan dengan prilaku guru sekolah dasar yang mengutamakan nilai-nilai disiplin, arif, bijaksana, hidup sehat dan bugar.
- Lulusan yang mampu merancang, melaksanakan dan menilai proses pembelajaran di sekolah dasar yang mengacu pada pencapaian tujuan belajar baik aspek kognitif, afektif maupun psikomotorik.
- Lulusan yang menguasai materi pembelajaran, metodologi pembelajaran dan dapat merancang media pembelajaran yang interaktif yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran operasional konkrit di tingkat sekolah dasar.
- Lulusan yang menguasai ilmu mendidik sehingga dapat menerapkan didaktik-metodik dalam menumbuhkembangkan peserta didik di tingkat sekolah dasar.
- Lulusan yang mampu mengembangkan bidang keilmuannya melalui penelitian tindakan kelas berbasis pendidikan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan IPTEK, berwawasan global, kreatif, dan inovatif.
- Lulusan yang mampu berkomunikasi empatik dan berjiwa kewirausahaan serta memenuhi kebutuhan masyarakat di tingkat sekolah dasar.
Profil lulusan di atas mengacu pada Standar Kompetensi Guru Kelas (SKGK) SD/MI yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Profesi dan Karir LulusanBerprofesi sebagai guru sekolah dasar yang mampu merancang dan melaksanakan pembelajaran di sekolah dasar yang mengaktifkan siswa dengan kegiatan yang bermakna untuk mencapai tujuan pembelajaran di SD yang meliputi penguasaan lima mata pelajaran pokok (Bahasa Indonesia, Matematika, Pendidikan Kewarganegaraan, Ilmu Pengetahuan Sosial, dan Ilmu Pengetahuan Alam serta mampu mengembangkan mata pelajaran pendukung lainnya.
| 10. Prospektus S1 Pendidikan Guru MI |
Madrasah Ibtidaiyah dipahami sebagai lembaga pendidikan Islam tingkat dasar seperti lembaga pendidikan tingkat dasar pada umumnya, tetapi memiliki berbagai karakter dan keunikan. MI sebagai lembaga pendidikan di Indonesia sebagaimana lembaga pendidikan lainnya harus mengikuti perundang-undangan yang berlaku, seperti UU No 20/2003 tentang Sisdiknas, PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, dan UU No 14/2005 tentang Guru dan Dosen. Apa hakikat MI? Madrasah itu sebetulnya pondok pesantren plus dan sekolah plus. MI (unggul pada sistem pendidikan modern terutama mata pelajaran umum) plus kepribadian Muslim, Pendidikan Agama Islam, dan Bahasa Arab. |
Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Kompetensi lulusan yang diharapkan dari program studi S-1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) adalah sebagai berikut :
1. Kompetensi Paedagogik meliputi:- menguasai karakteristik peserta didik anak usia dini dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual;
- menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik bagi anak usia MI/SD;
- mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang pengembangan yang diampu;
- menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik;
- memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan penyelenggaraan kegiatan pengembangan yang mendidik;
- memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki;
- berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik;
- menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar;
- memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran;
- melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.
2. Kompetensi Kepribadian meliputi:- bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia;
- menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat;
- menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa;
- menunjukkan etos kerja, tanggungjawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri;
- menjunjung tinggi kode etik profesi guru.
3. Kompetensi Sosial meliputi: - bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi;
- berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat;
- beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya;
- berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.
4. Kompetensi Profesional meliputi:- menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Pendidikan;
- menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI);
- mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif;
- mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif;
- memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri.
Standar Kompetensi LulusanSecara generik, standar kompetensi lulusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) diharapkan mampu menjadi sarjana muslim profesional dalam bidang pendidikan dan pengajaran sebagai berikut:- Memahami peserta didik MI dan SD Islam;
- Menguasai materi MI dan SD Islam secara mendalam;
- Merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran pada MI dan SD Islam;
- Menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat;
- Menguasai kinerja diri sendiri;
- Mengembangkan diri secara berkelanjutan;
- Bergaul secara santun dan efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua siswa dan masyarakat
Profil, Profesi dan Karir Lulusan S1 PPendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Profil Lulusan Program Studi PGMI
- Guru MI dan SD Islam;
- Peneliti Lembaga Pendidikan MI dan SD Islam;
- Fasilitator dan Pelatih di berbagai Pelatihan Pendidikan MI dan SD Islam;
- Penulis buku-buku Pendidikan MI dan SD Islam.
- Pengelola lembaga atau unit bidang Madrasah Ibtidaiyah
| 11. Prospektus S1 Pendidikan-Teknologi-Informasi |
| 12. Prospektus S1 Teknik Lingkungan | Perkembangan ilmu Pengetahuan yang sangat cepat oleh manusia ternyata diiringi dengan semakin kompleksnya masalah lingkungan. Kondisi lingkungan manusia pada hari ini tidak bisa dipungkiri semakin memprihatinkan dan semakin mengancam eksistensi manusia. Kebutuhan air yang semakin meningkat justru diiringi dengan pencemaran air dan sebagainya. Secara sederhana, jurusan teknik lingkungan adalah jurusan di perguruan tinggi yang mempelajari tentang cara penyelesaian permasalahan lingkungan dengan pendekatan teknologi. Cakupan ilmu di jurusan teknik lingkungan termasuk dan tidak terbatas pada penyediaan air minum, sistem pembuangan dan per daurulangan buangan cair,padat,dan gas tetapi juga mencakup drainase perkotaan dan desa serta sanitasi lingkungan, pengendalian pencemar dan pengelolaan kualitas air,tanah, dan udara serta pengendalian dan pengelolaan dampak lingkungan.Kompetensi Lulusan S1 Teknik Lingkungan Jurusan Teknik Lingkungan bisa dikatakan adalah jurusan yang menggabungkan banyak bidang ilmu untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang di hadapi. Beberapa bidang ilmu tersebut terdiri dari dan tidak terbatas.
Lulusan Teknik Lingkungan juga memiliki keterampilan dan kemampuan mengelola/menangani bidang Lingkungan yang mempunyai kompetensi seperti berikut ini. 1. Ahli bidang Rekayasa Teknologi Lingkungan meliputi :- Rancang bangun bangunan pengolahan air minum dan air limbah industri maupun domestik
- Rancang bangun sistem drainase permukiman
- Rancang bangun instalasi pengendalian pencemar udara
- Rancang bangun instalasi pengolah limbah padat domestik dan industri
2. Ahli bidang Pengelolaan lingkungan :- Analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL)
- Sistem manajemen lingkungan (SML)
- Audit lingkungan
- Pengelolaan baku mutu lingkungan
- Produksi bersih (cleaner production)
- K-3/HSE (health and safety environment)
- Pengelolaan limbah cair dan padat serta B3
- Pengelolaan kualitas udara
Kompetensi Pendukung S1 Teknik Lingkungan Kompetensi pendukung yang harus dimiliki lulusan Program Studi Teknik Lingkungan adalah kemampuan untuk menerapkan matematika, ilmu pengetahuan dasar, dan prinsip rekayasa. Kemampuan tersebut diperlukan untuk mendukung tercapainya kompetensi utama. Mata kuliah yang termasuk dalam kelompok kompetensi pendukung. Selain kompetensi utama dan kompetensi pendukung, lulusan diharapkan mempunyai kompetensi lainnya yang merupakan soft skills, yaitu: 1. Kemampuan untuk mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi secara optimal 2. Kemampuan berbahasa asing baik lisan maupun tulisan 3. Kemampuan berkomunikasi secara efektif 4. Kemampuan bekerjasama dalam tim 5. Kemampuan kepemimpinan 6. Sikap technopreneur 7. Komitmen terhadap etika dan tanggung jawab profesi 8. Kepribadian dengan integritas yang tinggi, menjunjung tinggi tata nilai dan moral dalam membina kehidupan yang beradab dan bermartabat, serta berwawasan lingkunganProfesi dan Karir Lulusan S1 Teknik Lingkungan Perhatian Pemerintahan pada masalah lingkungan yang sedikit meningkat akan menjadi peluang dan prospek kerja bagi Lulusan-Lulusan jurusan Teknik Lingkungan. Masyarakat juga semakin menyadari pentingnya lingkungan yang sehat, hal ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa dan sarjana Lingkungan untuk mengambil perannya. Peran apa saja yang dapat di ambil oleh mahasiswa dan lulusan Teknik Lingkungan berikut gambaran Ringkasny:Di lingkungan pemerintahan, lulusan jurusan teknik lingkungan memiliki peluang untuk bekerja di Kementrian Lingkungan hidup dan kehutanan, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah(Bapedalda), Kementrian ESDM, Kementrian Perindustrian, Kementrian Pekerjaan Umum dan lain sebagainya.- Badan Usaha Milik Negara dan Sektor Swasta
Perhatian pemerintah pada bidang relatif cukup mempengaruhi perhatian BUMN dan sektor swasta terhadap lingkungan. Banyak sekali perusahaan-perusahaan industri besar yang membutuhkan tenaga dari jurusan teknik lingkungan, terutama yang bergerak dibidang petrokimia, pertambangan, minyak & gas, tekstil, otomotif, makanan & obat, memlilki bagian HSE. Beberapa contoh perusahaan dari kelompok ini misalnya Aneka Tambang, Pertamina, Krakatau Steel, Unilever, Total, Biofarma.Indonesia sampai saat ini masih kekurangan tenaga pendidik, termasuk dosen dijurusan teknik lingkungan. Hanya saja peluang ini masih terbatas karena jurusan teknik lingkungan memang belum terlalu banyak di adakan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Tapi selalu ada jalan kalau mau berusaha.Selain bekerja untuk pemerintah, BUMN atau swasata aLulusan jurusan teknik lingkungan juga dapat bekerja mandiri, misalnya menjadi konsultan lingkungan (AMDAL), perencana konstruksi TPA dan TPS, atau bisa juga menjadi green-enterpreneur.
| 13. Prospektus S1 Teknik Sipil |
Kompetensi Lulusan S1 Teknik Sipil Lulusan Program Studi Teknik Sipil dibekali dengan pengetahuan, etika, ketrampilan dan kemampuan merencana secara lengkap konstruksi Teknik Sipil; memiliki kemampuan melaksanakan pekerjaan pengawasan, dan pengelolaan bangunan; kemampuan membuat laporan kerja (engineering) dan engineering judgment; kemampuan mengenal, mengamati, menganalisa, dan memecahkan secara ilmiah masalah-masalah dalam bidang teknik sipil; juga dibekali dengan kemampuan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
Kompetensi umum/dasar Sarjana Teknik Sipil adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang teknik sipil; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang teknik sipil, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang teknik sipil, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Lulusan Teknik Sipil menguasai teori Teknik Sipil berbasis Teknologi Informasi, inovatif, kreatif, dan antisipatif dalam pemecahan masalah dan pengambilan keputusan; menguasai dasar-dasar ilmiah dan ketrampilan dalam bidang teknik sipil, sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah teknik sipil; memiliki kemampuan menerapkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang teknik sipil pada kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat dengan sikap dan perilaku yang sesuai dengan tata kehidupan bersama; mampu bersikap dan berprilaku dalam berkarya di bidang teknik sipil maupun dalam kehidupan bermasyarakat; memiliki kemampuan memimpin organisasi dengan integritas yang kuat, yaitu kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis, kemampuan berkerjasama dalam tim, kemampuan memahami pengetahuan terhadap etika, kemampuan memahami perkembangan pengetahuan di bidang teknik sipil, kemampuan memimpin orang lain, dsb.Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknik Sipil Sarjana Teknik Sipil dapat bekerja dan berkarir sebagai entreprenuer (wirausahawan), kontraktor, konsultan perencanaan konstruksi bangunan sipil, akademisi atau peneliti di perguruan tinggi negeri, swasta, dan lembaga penelitian; atau berkarir di instansi pemerintah dan swasta sebagai manajer profesional, pengawas, atau tenaga ahli di bidang hidroteknik dan pantai, sungai, waduk, beserta amdal, perhubungan, konstruksi jalan, beton dan bahan bangunan, mekanika tanah dan batuan, struktur, pengendalian banjir, pengamanan pantai, model fisik sungai/waduk, model matematika, jaringan irigasi beserta bangunannya, pengetesan bahan, traffic engineering, manajemen transportasi, geometrik jalan, mix design struktur perkerasan jalan, model transportasi laut, penelitian material untuk struktur jalan, daya dukung untuk struktur jalan, fasilitas bangunan laut, kontrol kualitas dan analisa bahan, dsb.
Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi, dengan mendirikan jasa kontraktor dan konsultan perencanaan konstruksi bangunan sipil, konsultan perencana dan pengawas value engineering serta review design; konsultan perencanaan dan pengawasan perhubungan darat, laut, dan udara, dsb.
| 14. Prospektus S1 Akuntansi | Ilmu Akuntansi berkembang sangat cepat dalam mendukung kebutuhan perusahaan, profesi akuntan, pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi ekonomi global, turbulansi, teknologi informasi dan komunikasi.
Salah satu sifat mendasar akuntansi adalah memberikan informasi keuangan yang cepat, tepat dan akurat dengan menggunakan teknologi informasi, sehingga memiliki akuntabilitas kepada seluruh pengguna dalam rangka terciptanya good corporate governance dan good government governance.
Program Studi Akuntansi menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi mampu menguasai aplikasi akuntansi dan keuangan, pemeriksaan dan analisis atas laporan keuangan komersial perusahaan dan sektor publik sebagai manajer maupun entrepreneur yang mampu menciptakan dan mengembangkan serta melaksanakan sistem dan prosedur akuntansi dan keuangan secara profesional serta mampu memahami perkembangan teknologi sistem informasi bidang akuntasi dan keuangan yang aplikatif.Kompetensi Lulusan S1 Akuntansi Lulusan Program Studi S1 Akuntansi dibekali dengan pengetahuan, etika, kemampuan dan ketrampilan untuk menyusun laporan keuangan, mengelola keuangan, mengembangkan sistem informasi akuntansi, melaksanakan audit keuangan, operasional perbankan konvensional maupun syariah, penyusunan laporan keuangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam rangka pemenuhan kebutuhan kredit melalui peran sektor perbankan, menghitung dan menyusun laporan pajak, menganalisa laporan keuangan sektor publik untuk pengembangan institusi sektor publik; mampu melakukan analisis kuantitatif bidang akuntansi; mampu melakukan pemeriksaan dan analisis atas laporan keuangan komersial dan sektor publik; mampu menciptakan dan mengembangkan serta melaksanakan sistem dan prosedur akuntansi; memiliki keahlian di bidang manajemen perpajakan, dsb.
Kompetensi dasar Sarjana Akuntansi adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang akuntansi; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang akuntansi, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang akuntansi, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Lulusan S1 Akuntansi memiliki integritas yang kuat, kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis, kemampuan berkerjasama dalam tim, kemampuan memahami pengetahuan terhadap etika, kemampuan memahami pengetahuan di bidang akuntansi, kemampuan memimpin orang lain.Profesi dan Karir Lulusan S1 Akuntansi Sarjana Akuntansi dapat bekerja dan berkarir sebagai Akuntan publik, akuntan manajemen, akuntan sektor publik, audit internal, dan akuntan pendidik.
Berkarir di Lembaga Pemerintahan, Organisasi Swasta, maupun Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai Akuntan/auditor internal atau staf pemeriksa di berbagai departemen dan lembaga seperti di Departemen Keuangan, BPK, BPKP, KPK, Bank Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak dan Kantor Wilayah Pelayanan Pajak di seluruh Indonesia, BUMN, BUMD, PMDN maupun PMA, staf ahli akuntansi dan pengendalian di dinas pemerintah provinsi, pemerintah kota atau kabupaten di seluruh Indonesia.
Menjadi Entreprenuer (Wirausahawan) dengan membangun jasa konsultan akuntan publik, keuangan dan perpajakan, konsultan manajemen untuk korporasi maupun perseorangan yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi.
| 15. Prospektus S2 Magister Administrasi Publik | Globalisasi yang terjadi pada bidang sosial, politik, dan ekonomi membuat permasalahan pembangunan yang dihadapi oleh pemerintah pusat dan daerah semakin kompleks. Oleh sebab itu permasalahan dan tantangan pembangunan merupakan permasalahan yang multidimensional antara yang satu terkait dengan yang lainnya. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut diperlukan adanya sumberdaya aparatur yang memiliki kemampuan profesional tinggi, memiliki kemampuan mengintegrasikan berbagai pendekatan disiplin ilmu secara efektif.
Tujuan Pendidikan Program Studi Magister Administrasi Publik (MA) dirancang dengan muatan teoritis dan praktis operasional untuk memenuhi kebutuhan para akademisi dan kebutuhan para praktisi birokrasi dengan tujuan:- Memiliki wawasan dan pengetahuan administrasi publik yang luas, mampu memahami permasalahan-permasalahan yang kompleks, mampu mengantisipasi dan tanggap terhadap permasalahan administrasi publik yang selalu berkembang, dan mampu menerapkan seperangkat analisis secara teoritis-konsepsional dan praktis operasional untuk menyelesaikan persoalan-persoalan pembangunan.
- Mampu menganalisis, merencanakan, merumuskan, melaksanakan, mengendalikan, dan mengevaluasi kebijakan publik secara tepat dan rasional.
- Mampu melakukan penelitian dan pengembangan dalam bidang kebijakan publik, secara mandiri maupun dalam bentuk kerjasama.
- Mampu berinteraksi secara akademis maupun profesional terhadap perubahan dan dinamika yang berkembang sangat cepat di lingkungan sosial, politik, ekonomi dan administrasi publik.
Kompetensi Lulusan Magister Administrasi Publik | Elemen Kompetensi Kepmen No. 132/U.2000 Pasal 7 Ayat (3) | Kompetensi Utama | Kompetensi Pendukung | Kompetensi Lain | | (1) | (2) | (3) | (4) | | Substansi Kajian Magister Administrasi Publik Negara | Menghasilkan Lulusan Magister Administrasi Publik Negara yang mempunyai kemampuan berfikir kreatif dan kritis serta mampu memecahkan masalah yang timbul di bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah. | Mempunyai kemampuan dalam mencari alternatif terbaik untuk menghasilkan suatu analisis yang akurat sebelum mengambil keputusan dalam berbagai aspek yang timbul dalam praktek administrasi publik. | Kemampuan lulusan untuk memahami konsep, mampu beradaptasi dengan lingkungan organisasi pemerintah, swasta dan masyarakat. | | Pengembangan Kepribadian (MPK) | Pemahaman serta pengamalan falsafah dasar dan konstitusi negara sebagai wujud rasa tanggungjawab bermasyarakat dan bernegara | Menjalani dan memahami sepenuhnya ajaran agama sebagai keyakinan spiritual setiap individu untuk menyelaraskan impelementasi ilmu administrasi negara, baik pada bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah dengan keyakinan yang dianut | Memahami serta mandalami konsep dan istilah-istilah umum maupun khusus yang digunakan dalam bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah. | | Penguasaan Ilmu dan Ketrampilan (MKK) | Memahami prinsip-prinsip dasar tentang ilmu kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah dan mampu melakukan konsep-konsep dasarnya dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam lingkunngan organisasi pemerintah dan masyarakat | Senantiasa mengikuti dan menguasai perkembangan konsep-konsep baru serta teknologi baru dalam bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah agar implementasi keilmuannya bermanfaat dan berdaya guna. | Mampu mengkomunikasikan ilmu kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah secara tepat dan berdaya guna terhadap perkembangan administrasi pemerintah dan masyarakat melalui pendekatan-pendekatan yang sesuai dengan sasaran yang dicapai. | | Keahlian Berkarya (MKB) | Mampu melaksanakan penilaian kinerja yang dicapai dalam memberdayakan keahlian dalam bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah untuk mengatasi masalah dan menghadapi tantangan perkembangan administrasi negara dan teknologi | Mempunyai kemampuan dalam membuat perencanaan dan mengambil keputusan secara profesional dalam menjalankan tugasnya untuk mencapai hasil yang optimal. | Mampu mengembangkan kinerja profesional dengnan menggunakan analisis yang tajam dan keterpaduan dalam pemecahan masalah yang timbul dalam praktek administrasi negara. | | Perilaku Berkarya (MPB) | Mampu menerapkan secara sistematis tahapan-tahapan, metode-metode serta konsep-konsep dalam bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah yang diperlukan untuk tujuan mengatasi masalah yang dihadapi | Membentuk sikap yang selalu proaktif dalam menghadapi masalah dan berfikir secara analitis untuk mengambil keputusan terutama yang berkaitan dengan kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah. | Melatih kemampuan dalam berkoordinasi dan bekerjasama dengan profesi lain agar mendapatkan hasil yang optimal. Hal ini dilaksanakan dengan memberikan tugas pekerjaan secara berkelompok. | | Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) | Mampu mengadaptasikan ilmu pengetahuan yang dihadapi dalam bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah. terhadap praktek-praktek administrasi negara, dan masyarakat | Menguasai secara restruktur dan mendalam dalam bidang kebijakan publik, manajamen pelayanan publik, administrasi pemerintahan daerah, administrasi keuangan daerah, dan perencanaan pembangunan daerah dengan perilaku dan sikap manusia yang menjalankannya. | Menguasai konsep pengambilan keputusan dalam bidang ilmu yang sudah dikuasai dengan mempertimbangkan faktor-faktor kebiasaan dan tingkah laku pelaksana dan pengambilan keputusan dalam sistem administrasi negara. |
|